Kapolres Kediri Kota, AKBP. Wahyudi beserta Pejabat Utama dan seluruh kapolsek di wilayah hukum (meliputi 3 kecamatan di Kota Kediri dan 5 kecamatan di Kabupaten Kediri) Polres Kediri Kota saat memberikan keterangan kepada media di Ruang Rupatama Polres Kediri Kota, Kamis (30/12/2021). Foto : A Rudy Hertanto
Mengenai Data Situasi Kamtibmas (Keamanan dan Ketertiban Masyarakat) pada periode tahun 2021 dibanding dengan tahun 2020, diantaranya Data Gangguan Kamtibmas atau Kriminalitas. Data Laka dan Langgar Lantas. Data Kasus Narkoba. Data Kasus Miras serta Data Kasus Menonjol.
1. Data Gangguan Kamtibmas atau Kriminalitas, pada tahun 2020 terjadi 209 kasus dengan penyelesaian kasus sebanyak 179 kasus, selanjutnya pada tahun 2021 terjadi 213 kasus dengan penyelesaian sebanyak 155 kasus.
Apabila dibandingkan dengan tahun 2020 maka terjadi kenaikan kasus sebanyak 4 kasus atau 0,5 % dan untuk penyelesaian terjadi penurunan sebanyak 24 Kasus atau 13,4 %.
Analisa, terjadi peningkatan kasus pada tahun 2021 disebabkan pada kasus penipuan, dimana dengan kondisi ekonomi masyarakat yang menurun sebagai dampak pandemi covid-19, mengakibatkan munculnya tindakan untuk memenuhi kebutuhan dengan cara melakukan tindak pidana penipuan.
2. Data Laka (kecelakaan) dan Langgar Lantas (lalu lintas).
a. Kasus Laka Lantas. Pada tahun 2020 telah terjadi 420 kasus Laka Lantas yang mengakibatkan adanya korban MD (Meninggal Dunia) 53 orang, luka berat 2 orang dan 532 orang Luka Ringan serta kerugian materiil sebesar Rp. 237.800.000,-
Sementara pada tahun 2021 telah terjadi 411 kasus laka yang mengakibatkan korban MD 57 orang, luka berat 6 orang, luka ringan 547 orang dan kerugian materiil sebesar Rp 244.400.000,-
Jika dilihat, telah terjadi penurunan angka Laka Lantas pada tahun 2021 sebesar 9 kasus atau 2,1 % jika dibandingkan dengan tahun 2020.
Analisa, terjadi penurunan kasus laka pada tahun 2021 tidak lepas dari masih adanya pandemi covid-19 terlebih pada bulan Juni sampai dengan Agustus terjadi peningkatan angka covid-19 yang mengakibatkan menurunnya mobilisasi massa akibat pemerintah menerapkan PPKM.
b. Kasus Pelanggaran Lantas tahun 2020 terjadi pelanggaran lantas sebanyak 9.806 kasus jika dibandingkan dengan tahun 2021 sebanyak 2.625 kasus, maka terjadi penurunan yang sangat signifikan sebanyak 7.181 Kasus atau 73,2 %.
Analisa, penurunan kasus pelanggaran lantas pada tahun 2021 tidak lepas dari masih adanya dampak pandemi covid-19, terlebih pada bulan Juni sampai dengan Agustus terjadi peningkatan angka covid-19 yang mengakibatkan menurunnya mobilisasi massa akibat pemerintah menerapkan PPKM serta perintah dari satuan atas untuk tidak melakukan razia dan penindakan pelanggaran lantas.
3. Data Kasus Narkoba, pada tahun 2020 terjadi 102 Kasus narkoba jika dibandingkan dengan tahun 2021 sebanyak 92 kasus markoba, maka terjadi penurunan sebesar 10 kasus atau 9,8 %.
Analisa, terjadinya penurunan kasus narkoba pada Tahun 2021 dikarenakan efek pandemi covid-19, terjadi pembatasan mobilitas mengakibatkan rendahnya distribusi barang serta minim dana untuk membeli.
4. Data Kasus Miras (minuman keras), pada tahun 2020 terjadi 178 kasus miras jika dibandingkan dengan tahun 2021 sebanyak 124 kasus miras, maka terjadinya penurunan sebesar 54 kasus atau 30 %.
Analisa, terjadinya penurunan kasus miras pada tahun 2021 dikarenakan efek pandemi covid-19, kemampuan mobilitas rendah khususnya dalam mendistribusikan barang dan minim dana untuk membeli dan pelaku usaha banyak yang bangkrut.
5. Data Kasus Menonjol, pada kasus 2021 telah terjadi 3 kasus menonjol diantaranya kasus pembunuhan, penemuan mayat bayi dan pengeroyokan, terhadap 3 kasus tersebut Polres Kediri Kota berhasil mengungkap pelaku dan telah menyelesaikan perkara tersebut atau telah Tahap II ke Kejaksaan Negeri. (A Rudy Hertanto)
